Latest Entries »

Diposkan oleh Abu Dihyah,

Apakah Disyaria’tkan Adzan Pada Telinga Bayi Yang Baru Lahir ?

Salim bin Ali bin Rasyid Asy-Syubli Abu Zur’ah
Muhammad bin Khalifah bin Muhammad Ar-Rabah.

adzan di telingaJudul di atas dibuat dalam konteks kalimat tanya sebagaimana yang anda lihat untuk menarik perhatian pembaca yang mulia agar mempelajari pembahasan yang dikandung judul tersebut. Karena tidak ada seorang pun yang menulis tentang bab ini kecuali menyebutkan judul sunnahnya adzan pada telinga anak yang baru lahir, padahal tidaklah demikian karena lemahnya hadits-hadits yang diriwayatkan dalam permasalahan ini.

Kami telah meneliti sedapat mungkin riwayat-riwayat dan jalan-jalannya, dan berikut ini kami terangkan dalam pembahasan ini, kami katakan:

Ada tiga hadits yang diriwayatkan dalam masalah adzan pada telinga bayi ini.

Pertama.

Dari Abi Rafi maula Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam ia berkata: View full article »

Iklan

Dia Berhak Mengenal Tuhannya

Diposkan oleh Abu Dihyah

anak..Di pagi yang cerah di kala burung asyik bermain di atas ranting-ranting pohon kecil. Beterbangan kesana kemari riang gembira bak cerita dalam lagu anak-anak zaman dahulu kala. Mungkin duduk-duduk di bangku serambi depan adalah salah satu kebiasaan keluarga ini. Sang ayah membaca koran dan sang ibu membuatkan minuman teh hangat beserta cemilan pisang goreng hangatnya. Hemmm nikmaaatt… Lalu sang anak?. Jangan ditanya lagi sang anak sedang hobi sekali mengerjai Abi-nya merengek manja minta disuapi secomot pisang goreng yang aduhai nikmatnya itu. Nakal memang kanak-kanak usia empat tahun itu. Tapi jangan salah Abi-nya juga tidak kalah ‘nakal’ padanya. Alih-alih menyuapkan pisang goreng buatan Ummi yang terkenal kelezatannya itu, eh malah diembatnya sendiri pisang goreng itu oleh si Abi.

“Ih, Abi… itu kan punya Alif Bii.”, wajahnya cemberut sebal dengan mimik yang lucu menggemaskan.

“Kata siapa?, itu jatah Alif masih di piring masih ada”, timpal sang ayah tidak mau mengalah.

“Tapi kan, Alif mau disuapin sama Abi!”, teriaknya dengan mimik wajah yang membingungkan antara mendengus sebal atau mau mencari simpati.

“Ya sudah, Abi suapin tapi jawab pertanyaan Abi ya”, View full article »

” Semua Bid’ah Adalah Kesesatan”

Diposkan oleh Abu Dihyah,

bid'ahDemikianlah kaidah yang merupakan wahyu dari Allah yang telah dilafalkan oleh Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-.

Sebagaimana telah diriwayatkan oleh sahabat Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu,

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا خَطَبَ احْمَرَّتْ عَيْنَاهُ وَعَلاَ صَوْتُهُ وَاشْتَدَّ غَضَبُهُ حَتَّى كَأَنَّهُ مُنْذِرُ جَيْشٍ يَقُولُ « صَبَّحَكُمْ وَمَسَّاكُمْ ». وَيَقُولُ « بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ كَهَاتَيْنِ ». وَيَقْرُنُ بَيْنَ إِصْبَعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَيَقُولُ « أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ »

Dari Jabir bin Abdillah berkata : Jika Rasulullah berkhutbah maka merahlah kedua mata beliau dan suara beliau tinggi serta keras kemarahan (emosi) beliau, seakan-akan beliau sedang memperingatkan pasukan perang seraya berkata “Waspadalah terhadap musuh yang akan menyerang kalian di pagi hari, waspadalah kalian terhadap musuh yang akan menyerang kalian di sore hari !!”. Beliau berkata, “Aku telah diutus dan antara aku dan hari kiamat seperti dua jari jemari ini –Nabi menggandengkan antara dua jari beliau yaitu jari telunjuk dan jari tengah-, dan beliau berkata : “Kemudian daripada itu, sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Al-Qur’an dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, dan seburuk-buruk perkara adalah perkara-perkara yang baru dan semua bid’ah adalah kesesatan” (HR Muslim no 2042) View full article »

Diposting oleh Abu Dihyah,

AL QUR'ANSegala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas baginda Muhammad shallallahu alaihi wasallam, keluarga dan segenap pengikutnya hingga hari akhir kelak.
Munculnya gerakan “salafy” di tengah para pegiat dakwah merupakan peristiwa fenomenal. Dengan gaya khas-nya, kelompok ini mengobok-obok para ulama, du’at serta jama’ah-jama’ah dakwah lain yang tidak sepaham dengan mereka.

Padahal, sebelum era 90-an, yakni sebelum pecah perang teluk, barisan kaum muslimin khususnya para pengusung al-haq di seluruh pojok dunia terfokus menghadapi geliat penyimpangan akidah, kaum kuffar, dan sekuler. Namun tiba-tiba dunia seolah dikejutkan oleh fenomena lahirnya fikrah “salafy” ini. Begitu fenomenal. Sebab hadir dengan sebuah fikrah yang membuat banyak orang tercengang, tak percaya. Kelompok anak-anak muda yang sangat berani menyerang dan menuding ulama umat, tak terkecuali para ulama terdahulu yang banyak melahirkan karya-karya monumental bagi umat ini, seperti Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam an-Nawawi dan View full article »

Uwais Al-Qarni

Diposting oleh Abu Dihyah,

uwais al qarni

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bercerita mengenai Uwais al-Qarni tanpa pernah melihatnya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia seorang penduduk Yaman, daerah Qarn, dan dari kabilah Murad. Ayahnya telah meninggal. Dia hidup bersama ibunya dan dia berbakti kepadanya. Dia pernah terkena penyakit kusta. Dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lalu dia diberi kesembuhan, tetapi masih ada bekas sebesar dirham di kedua lengannya. Sungguh, dia adalah pemimpin para tabi’in.”

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, “Jika kamu bisa meminta kepadanya untuk View full article »

Agar Sabar dalam Dakwah Islam

Diposting oleh Abu Dihyah,

sabar dlm berdakwah

Dari Khabbab bin al-Aratti Radhiyallaahu ‘anhu berkata, “Kami mengadu kepada Rasulullah Shallallahua ‘alaihi wa sallam, ketika itu beliau sedang berbantalkan sorbannya di bawah lindungan Ka’bah. Kemudian kami bertanya, ‘Apakah engkau tidak memintakan pertolongan untuk kami? Apakah engkau tidak mendoakan untuk kebaikan kami?’

Beliau bersabda, ‘Orang-orang yang sebelum kamu itu ada seseorang yang ditanam hidup-hidup, ada seseorang digergaji dari atas kepalanya sehingga tubuhnya terbelah dua dan ada pula seseorang yang disisir dengan sisir besi yang mengenai daging dan tulangnya, tetapi yang demikian itu tidak menggoyahkan mereka dari View full article »

Diposting oleh Abu Dihyah,

fatimiyyah 1

Pembahasan mengenai Daulah Fatimiyah adalah pembahasan yang menarik, karena kontroversi yang ditimbulkan oleh daulah ini cukup menggegerkan dunia Islam. Ada yang mengatakan kerajaan ini memiliki sumbangsih besar mengenalkan umat Islam pada ilmu pengetahuan, karena merekalah yang membangun Universitas al-Azhar. Di sisi lain, kerajaan ini dikatakan sebagai kerajaan ekstrim yang intoleran, menindas muslim Sunni atau Ahlussunnah wal Jamaah. Sejarah kerajaan yang dipenuhi dengan penindasan, penipuan, dan penyimpangan dari ajaran Islam juga menjadi sisi lain yang perlu diangkat dan diketengahkan.

Akidah Syiah Ismaailiyah

Sebelum membahas kekuatan politik Daulah Fatimiyah, terlebih dahulu kita membahas ideologi kerajaan ini, karena inilah yang melandasi gerakan politiknya. Daulah Fatimiyah adalah sebuah kerajaan yang berideologi Syiah, lebih tepatnya Syiah View full article »

Diposting Oleh Abu Dihyah

karbalaSyahidnya Husein Radhiallahu ‘anhu di Padang Karbala

-Tulisan berikut ini diterjemahkan dari tulisan dan sebagian ceramah Syaikh Utsman al-Khomis, seorang ulama yang terkenal sebagai pakar dalam pembahasan Syiah-.

Pembahasan tentang terbunuhnya cucu Rasulullalllah, asy-syahid Husein bin Ali ‘alaihissalam telah banyak ditulis, namun beberapa orang ikhwan meminta saya agar menulis sebuah kisah shahih yang benar-benar bersumber dari para ahli sejarah. Maka saya pun menulis ringkasan kisah tersebut sebagai berikut –sebelumnya Syaikh telah menulis secara rinci tentang kisah terbunuhnya Husein di buku beliau Huqbah min at-Tarikh-.

Pada tahun 60 H, ketika Muawiyah bin Abu Sufyan wafat, penduduk Irak mendengar kabar bahwa Husein bin Ali belum berbaiat kepada Yazid bin Muawiyah, maka orang-orang Irak mengirimkan utusan kepada Husein yang membawakan baiat mereka secara tertulis kepadanya. Penduduk Irak tidak ingin kalau Yazid bin Muawiyah yang menjadi khalifah, bahkan mereka tidak menginginkan Muawiyah, Utsman, Umar, dan Abu Bakar menjadi khalifah, yang mereka inginkan adalah Ali dan anak keturunannya menjadi pemimpin umat Islam. Melalui utusan tersebut sampailah 500 pucuk surat lebih yang menyatakan akan View full article »

Kisah Imam Masjid dan Supir Bus

Diposting Oleh Abu Dihyah

london-busBeberapa waktu yang lalu datanglah seorang imam yang baru di masjid London, salah satu kota di Inggris.
Dan Imam ini setiap harinya naik bis dari rumahnya menuju ke kota sehingga sering naik bis dengan supir yang sama .
Suatu hari beliau naik bis dan kemudian membayar harga karcisnya dan langsung duduk ,selang beberapa lama pak supir mengembalikan uang kembalianya, begitu beliau melihat uangnya, ternyata pak supir mengembalikan uang sisanya berlebih 20 pinis .
Sang Imam langsung berfikir untuk mengembalikan uang lebihnya karena bukan haknya .

tapi muncul dalam benaknya bisikan : View full article »

KHUTBAH IBLIS YANG SANGAT MENYENTUH HATI

Diposting oleh Abu Dihyah

Apa benar Iblis berkhutbah…??, benar…ia berkhutbah…bahkan khutbah yang paling menyentuh hati…dan tidak ada khutbah yang menyentuh hati sebagaimana khutbah Iblis ini.
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ ، قَامَ إِبْلِيْسُ خَطِيْبًا عَلَى مِنْبَرٍ مِنْ نَارٍ ، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ

“Tatkala hari kiamat Iblis berdiri di atas sebuah mimbar dari api lalu berkhutbah seraya berkata, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya…” (Tafsiir At-Thobari 16/563)
Al-Haafizh Ibnu Katsiir rahimahullah berkata :

يُخْبِرُ تَعَالَى عَمَّا خَطَبَ بِهِ إِبْلِيْسُ أَتْبَاعَهُ، بَعْدَمَا قَضَى اللهُ بَيْنَ عِبَادَهُ، فَأدخل المؤمنين الجنات، وأسكن الكافرين الدركات، فقام فيهم إبليس -لعنه الله -حينئذ خطيبا ليزيدهم حزنا إلى حزنهم (4) وغَبنا إلى غبْنهم، وحسرة إلى حسرتهم

“Allah mengabarkan tentang khutbah yang disampaikan oleh Iblis kepada para pengikutnya, yaitu setelah Allah memutuskan/menghisab para hambaNya, lalu Allah memasukan kaum mukminin ke surga, dan Allah menempatkan orang-orang kafir ke dalam neraka jahannam. Maka Iblispun tatkala itu berdiri dan berkhutbah kepada para pengikutnya agar semakin menambah View full article »